Добро пожаловать
Вход

Klarifikasi Pihak Hotel di Denpasar Soal Viral Kasus Pengusiran Pengunjung Pantai Miskomunikasi

Спасибо! Поделитесь с друзьями!

URL

Вам не понравилось видео. Спасибо за то что поделились своим мнением!

К сожалению, только зарегистрированные пользователи могут создавать списки воспроизведения.
URL


Добавлено от Admin В Смотреть русские сериалы
8 Просмотры

Описание

- Viral sebuah unggahan seorang wanita diusir saat duduk di belakang sebuah hotel kawasan Sanur, Denpasar, Bali.

Pihak hotel terkait akhirnya buka suara dan menjelaskan bahwa kejadian pengusiran itu lantaran ada miskomunikasi soal wilayah pantai.

Pihak hotel mengaku tejadi kesalahpahaman dan menyebut seharusnya tidak ada pengusiran lantaran promosi hotel yang mencantumkan kalimat 'private beach' merupakan trik marketing.

Hal ini disampaikan pihak hotel yang juga merupakan Ketua Yayasan Pembangunan Sanur (YPS), IB Gede Sidartha Putra, Rabu (24/3/2021).

“Semua beach milik publik, sehingga kegiatan masyarakat berwisata, mencari ikan, upacara adat, tidak boleh ada pelarangan dari hotel,” katanya, Rabu, 24 Maret 2021.

Dikutip dari , Sidartha menyebut pengusiran itu merupakan miskomunikasi antara petugas keamanan dengan pengunjung pantai.

Ia menyebut, di kawasan Sanur tidak ada private beach karena semua merupakan milik publik yang bebas digunakan untuk berwisata, bekerja, upacara adat dan lainnya.

“Saya pikir ini miskomunikasi dan kami tidak pernah melarang masyarakat, apalagi masyarakat Sanur,” katanya.

Terkait kejadian ini, pihaknya mengaku langsung mencari tahu tentang pengunggah, yakni Mirah Sugandhi untuk melakukan komunikasi.

“Jadi sebelum menjawab di sosial media, sebelum dibawa ke ranah politik, kami clear-kan dengan ibu itu dan Bu Mirah sudah hadir dengan suami dan anaknya mencari titik temu yang baik,” katanya.

Sementara itu, terkait tersebarnya iklan promosi hotel yang mencantumkan private beach, menurutnya itu merupakan trik marketing.

“Ada trik marketing yang dilakukan e-commerce dan ini sudah baku, kalau dia nempel dengan pantai, diberikan jualannya seperti private beach, tapi bukan kepemilikan yang privat, tapi akses masuk itu yang privat,” katanya.

Sirdhata menyebut, private beach dalam hal ini yakni jarak antara objek wisata pantai dengan lokasi hotel yang dekat.

Jadi menurutnya, istilah ini tidak berarti mengkonfirmasi bahwa pantai itu merupakan milik pihak hotel.

Sebelumnya, unggahan pemilik akun instagram @mirahsugandhi mendadak viral di media sosial.

Unggahan itu tentang pengusiran saat ia duduk di pantai belakang sebuah hotel di Sanur, oleh oknum satpam setempat, Selasa (23/3/2021).

Dalam unggahan itu Mirah menyebut, dirinya diusir karena dirinya bukan pengunjung hotel itu. ()


Artikel ini telah tayang di dengan judul Ini Tanggapan Pihak Hotel Puri Santrian Denpasar Terkait Viral Kasus Pengusiran Pengunjung Pantai,
Penulis: Putu Supartika
Editor: Wema Satya Dinata

Написать комментарий

Комментарии

Комментариев нет.
RSS

Карта сайта и Video sitemap
Яндекс.Метрика